Sabtu, 20 Oktober 2012

Hukum Coulomb

hukum coulomb
Nama COLOUMB tersebut di ambil dari nama penemunya yaitu Charles Augustin De Coloumb ( 1736 - 1806 ) berhasil menemukan hubungkan anatara besar gaya listrik dari dua muatan listrik, besar muatan listrik, dan jarak antara 2 muatan listrik dengan menggunakan neraca puntir, apabila bola kecil m dan n de beri muatan listrik sejenis, maka kedua bola tolak menolak. besarnya gaya tolak menolak sebanding dengan besar sudut puntiran kawat keci.
Percobaan coloum menunjukan bahwa gaya listrik antara 2 benda bermuatan sebanding dengan muatan masing - masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak dua benda tersebut. pernyataan dia atas di kenal sebagai hukum coloumb.
Bila dua benda yang bermuatan tertentu didekatkan sehinggga jarak keduannya menjadi 1/2 kali jaraknya semul, maka gaya listrik menjadi 4 kali gaya semula. sebaliknya, bila 2 muatan tersebut di jauhkan sehingga jarak keduannya menjadi 2 kali jarak semula, maka gaya listrik menjadi 1/4 kali gaya listrik semula.
gaya coloumb juga berlaku pada partikel - partikel bermuatan listrik. Besarnya gaya listrik yang bekerja antara dua partikel bermuatan dapat dinyatakan dengan persamaan berikut
dengan k = konstanta = 9 x  9.109 N m2/C-2
Q1,2        = muatan 1 dan 2 (coloumb, C) 
r             = jarak kedua muatan (m)

Contoh Soal 
Dua buah benda masing - masing bermuatan listrik +6 x 10-9 
Dan -8 x 10- 9 terpisah sejauh 6 cm

a.  Gaya apa yang terjadi antara kedua muatan itu ?
b.  Berapakah besarnya gaya tersebut
c.  Bagaimana arah gaya 

Penyelesaian 
a.  Karena muatan itu tidak sejenis, maka  terjadi gaya tarik menarik
b.  Diketehui: q1  =  +6 x 10-9 
                             q2   =  -8 x 10-9
                      r    = 6 cm = 6 x 10-2
                         k   = 9 x  9.109 N m2/C-2
       Ditanya : F = .....?
     Jawab :
       
              = 9 x 109 x ( +6 x 10-9 ) (-8 x 10-9 ) : ( 6 x 10-2 )2
                 =   ( 9 x 10 )  ( -48 x 10-18  ) : 12 x 10-4
                  = - 432 x 10-9 x 104 : 12
             =  - 36 x 10-5 N
 c.  Arah gaya tarik - menarik adalah saling mendekat. tanda (-) menyatakan bahwa gaya yang terjadi adalah      tarik - menarik 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar